| Lokasi | Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat |
| Duration of contract | 4 bulan dan dapat diperpanjang |
| Supervisor | Koordinator PIU Sumatera Barat - Proyek RIMBA |
Konteks Proyek
Program Penguatan Koridor Ekosistem RIMBA (Proyek RIMBA) merupakan proyek yang didanai hibah dari Global Environment Facility (GEF) melalui United Nations Environment Programme (UNEP). Proyek ini dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Tata Ruang, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), dengan dukungan Project Management Unit (PMU) yang berkedudukan di Jakarta dan Project Implementation Units (PIU) di Provinsi Riau, Jambi, dan Sumatera Barat.
Koridor RIMBA mencakup sekitar 3,8 juta hektare dan menghubungkan kawasan konservasi seperti Taman Nasional Kerinci Seblat, Taman Nasional Bukit Tigapuluh, dan Taman Nasional Berbak. Proyek ini bertujuan melindungi keanekaragaman hayati dan meningkatkan cadangan karbon melalui penerapan praktik ekonomi hijau yang melibatkan lembaga pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat lokal.
Untuk memastikan proses persiapan pelaksanaan proyek percontohan Kredit Karbon dan Keanekaragaman Hayati di Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat berjalan dengan baik, proyek membutuhkan dua orang spesialis di bidang Pengembangan Masyarakat dan Konservasi Keanekaragaman Hayati untuk memastikan proses persiapan yang dilakukan oleh NGO terpilih terlaksana secara efektif, tepat waktu, dan sesuai dengan tujuan proyek.
Fungsi / Hasil Utama yang Diharapkan
Ruang lingkup pekerjaan
- Mengembangkan rencana, metode, dan jadwal fasilitasi, koordinasi, serta komunikasi dengan NGO pelaksana kegiatan.
- Berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sijunjung, kecamatan, dan nagari/desa untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai tujuan proyek guna memastikan pelaksanaan berjalan lancar dan efektif.
- Mengembangkan analisis Keterlibatan Pemangku Kepentingan yang mencakup identifikasi pemangku kepentingan, koordinasi dan pengelolaan proyek, peserta proyek, serta proses desain partisipatif dan FPIC.
- Mengumpulkan dan memverifikasi data dinamis lapangan serta informasi kegiatan dan menyusunnya menjadi laporan kemajuan kegiatan lapangan (termasuk tantangan, isu, serta alternatif solusi/rekomendasi).
- Mengembangkan analisis Desain Proyek, khususnya baseline sosial ekonomi, logika proyek (manfaat sosial ekonomi), dan penyaringan sosial.
- Melaksanakan pemantauan dan evaluasi kegiatan yang berkaitan dengan fasilitasi dan koordinasi masyarakat, termasuk FGD dan survei lapangan.
- Menyusun dan mempresentasikan laporan kemajuan bulanan untuk mendukung pengambilan keputusan oleh manajemen PMU/PIU RIMBA.
- Mendokumentasikan seluruh proses kegiatan.
Dampak Hasil
Hasil kerja dari posisi ini mencakup dukungan teknis ahli, laporan, dan rencana strategis untuk memastikan persiapan dan pelaksanaan kegiatan kredit karbon dan keanekaragaman hayati di Kabupaten Sijunjung berjalan efektif.
Output / Hasil Kerja Utama
- Rencana koordinasi, komunikasi, dan fasilitasi hingga akhir masa kontrak
- Laporan Pemantauan Target Proyek Bulanan
- Strategi pengembangan masyarakat dan rencana pelaksanaan FPIC
- Merancang struktur tata kelola untuk tim pengembangan masyarakat
- Berkontribusi dalam penyediaan data dan informasi sosial untuk penyusunan Project Idea Notes (PIN) bagi inisiatif kredit keanekaragaman hayati dan karbon, khususnya terkait Keterlibatan Pemangku Kepentingan, baseline sosial ekonomi, logika proyek, penyaringan sosial, serta isu-isu sosial ekonomi lainnya.
- Laporan Akhir Penugasan
Kompetensi
- Berpengalaman menyusun Concept Note (PIN atau format sejenis lainnya) dan memahami dengan baik Project Design Document (PDD) untuk inisiatif kredit keanekaragaman hayati dan/atau karbon.
- Mampu menyusun dan menggambarkan dinamika lapangan secara mandiri dalam laporan tertulis pada setiap tahapan.
- Kemampuan berbahasa Inggris diutamakan.
- Mampu bekerja dalam tim dan memenuhi tenggat waktu yang ketat.
- Mampu mengelola berbagai tugas secara mandiri dengan supervisi minimal.
Kualifikasi
Pendidikan:
Minimal memiliki gelar Sarjana (S1) di bidang Ilmu Sosial, Humaniora, Sains dan Teknologi, atau bidang terkait (Sosiologi, Studi Pembangunan, Antropologi, dan sebagainya) dari perguruan tinggi terakreditasi.
Pengalaman:
- Minimal 5 tahun pengalaman memfasilitasi masyarakat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya, diutamakan yang berkaitan dengan perdagangan karbon/kredit keanekaragaman hayati.
- Memiliki pemahaman yang baik mengenai budaya Minangkabau.
- Berpengalaman bekerja pada isu konservasi, khususnya isu karbon dan/atau keanekaragaman hayati.
- Pengalaman sebelumnya dalam proyek pembangunan internasional atau foreign-funded grant diutamakan.
Cara Melamar
Kandidat yang berminat diundang untuk mengajukan lamaran dengan mengklik tombol di bawah ini. Periode pendaftaran: 13–23 Agustus 2026. Hanya kandidat yang masuk dalam shortlist yang akan dihubungi.