Beranda / Proposal

INVITATION TO TENDER (ITT) – Pelaksana Konstruksi Pembangunan Ekowisata di Kota Pekalongan

Negara:Indonesia
Lokasi:Pekalongan
Nama Proyek:Adaptation Fund – The “Safekeeping-Surviving-Sustaining towards Resilience: 3S Approach to Build Coastal City Resilience to Climate Change Impacts and Natural Disasters in Pekalongan City, Central Java Province”
Nama Paket Pekerjaan:Pelaksana Konstruksi Pembangunan Ekowisata di Kota Pekalongan

Latar Belakang

KEMITRAAN melalui Program Adaptation Fund di Kota Pekalongan melaksanakan pengembangan ekowisata berbasis masyarakat sebagai bagian dari upaya penguatan ketahanan iklim dan sosial-ekonomi masyarakat pesisir. Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, KEMITRAAN membuka Tender Terbuka bagi Badan Usaha Jasa Konstruksi yang memenuhi persyaratan untuk melaksanakan pekerjaan pembangunan ekowisata di Kota Pekalongan.

Nama Paket Pekerjaan

Pelaksana Konstruksi Pembangunan Ekowisata di Kota Pekalongan

Lokasi Pekerjaan

Kelurahan Degayu, Pekalongan Mangrove Park (PMP), Kelurahan Kandang Panjang Kota Pekalongan

Ruang Lingkup Pekerjaan

Ruang lingkup utama meliputi (namun tidak terbatas pada):

  • Pekerjaan landscape
  • Pekerjaan pos jaga/main gate
  • Decking/jalan pedestrian
  • Multifunction room
  • Information center
  • Sasana bogarasa
  • Pujasera, gazebo floating, tenant, gedung lokal karya
  • Resto, dermaga kapal, dan pekerjaan pendukung lainnya

Rincian lengkap mengacu pada DED, RAB, Gambar Teknis, dan RKS (dokumen tender).

Sumber dan Nilai Pendanaan

Pendanaan berasal dari Adaptation Fund (AF) melalui Program KEMITRAAN dengan total pagu sebesar:

Rp 5.899.784.000,- (Lima Miliar Delapan Ratus Sembilan Puluh Sembilan Juta Tujuh Ratus Delapan Puluh Empat Ribu Rupiah) Termasuk PPN dan Pph.

Kualifikasi Peserta

Peserta tender wajib memenuhi persyaratan utama sebagai berikut:

  • Memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU)
  • Kualifikasi Usaha: Usaha Kecil
  • Klasifikasi: Jasa Pelaksana Konstruksi Bangunan Gedung
  • Memiliki personel inti sesuai dengan ketentuan dalam Dokumen Tender

Mekanisme Keikutsertaan

Penyedia yang berminat wajib mengikuti sesi Aanwijzing pada 2 Maret 2026 link akan dikimkan setelah mengirimkan form data Kualifikasi (terlampir) beserta legal Dokumen/dokumen administasi. Dokumen tersebut dikirim ke email procurement@kemitraan.or.id cc zulfadhli.prasetyo@kemitraan.or.id dan niknik.jatnika@kemitraan.or.id.

Batas akhir memasukkan proposal teknis dan keuangan 6 Maret 2026 jam 15:00 WIB

Ketentuan Lain

  • Proses tender dilaksanakan secara terbuka, transparan, dan akuntabel
  • KEMITRAAN berhak menerima atau menolak seluruh atau sebagian penawaran tanpa kewajiban memberikan alasan
  • Seluruh biaya yang timbul dalam proses tender menjadi tanggung jawab peserta

2016

Pada bulan Maret 2016, KEMITRAAN menerima akreditasi internasional dari Adaptation Fund. Dewan Adaptation Fund, dalam pertemuannya yang ke-27, memutuskan untuk mengakreditasi KEMITRAAN sebagai National Implementing Entity (NIE) dari Adaptation Fund. KEMITRAAN menjadi lembaga pertama dan satu-satunya lembaga Indonesia yang terakreditasi sebagai NIE Adaptation Fund di Indonesia.

2020

Perjanjian ini ditandatangani antara Green Climate Fund (GCF) dan KEMITRAAN. Perjanjian ini meresmikan akuntabilitas KEMITRAAN dalam melaksanakan proyek-proyek yang disetujui oleh GCF.

 

Untuk diketahui, GCF adalah dana khusus terbesar di dunia yang membantu negara-negara berkembang untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan kemampuan mereka dalam merespons perubahan iklim.

 

Dana ini dihimpun oleh Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) pada tahun 2010. GCF memiliki peran penting dalam mewujudkan Perjanjian Paris, yakni mendukung tujuan untuk menjaga kenaikan suhu global rata-rata di bawah 2 derajat celsius.

2000-2003

KEMITRAAN memainkan peran krusial dalam mendukung pengembangan undang-undang untuk membentuk KPK. Hal ini diikuti dengan langkah mendukung Pemerintah dan DPR dalam memilih calon komisioner yang kompeten dan juga mendukung kelompok masyarakat sipil untuk mengawasi secara kritis proses seleksinya. Setelah komisioner ditunjuk, mereka meminta KEMITRAAN untuk membantu mendesain kelembagaan dan rekrutmen awal KPK, serta memainkan peran sebagai koordinator donor. Sangat jelas bahwa KEMITRAAN memainkan peran kunci dalam mendukung KPK untuk mengembangkan kapasitas dan strategi yang diperlukan agar dapat bekerja seefektif mungkin.

2003

Pada tahun 2003, KEMITRAAN menjadi badan hukum yang independen yang terdaftar sebagai Persekutuan Perdata Nirlaba. Pada saat itu, KEMITRAAN masih menjadi program yang dikelola oleh UNDP hingga akhir tahun 2009. Sejak awal tahun 2010, KEMITRAAN mengambil alih tanggung jawab dan akuntabilitas penuh atas program-program dan perkembangannya.

1999-2000

Kemitraan bagi Pembaruan Tata Kelola Pemerintahan, atau KEMITRAAN, didirikan pada tahun 2000 setelah berlangsungnya pemilihan umum pertama di Indonesia yang bebas dan adil pada tahun 1999. Pemilu bersejarah ini merupakan langkah penting dalam upaya Indonesia keluar dari masa lalu yang otoriter menuju masa depan yang demokratis. KEMITRAAN didirikan dari dana perwalian multi-donor dan dikelola oleh United Nations Development Programme (UNDP) dengan mandat untuk memajukan reformasi tata kelola pemerintahan di Indonesia.

2020

Perjanjian ini ditandatangani antara Green Climate Fund (GCF) dan KEMITRAAN. Perjanjian ini meresmikan akuntabilitas KEMITRAAN dalam melaksanakan proyek-proyek yang disetujui oleh GCF.

Untuk diketahui, GCF adalah dana khusus terbesar di dunia yang membantu negara-negara berkembang untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan kemampuan mereka dalam merespons perubahan iklim.

Dana ini dihimpun oleh Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) pada tahun 2010. GCF memiliki peran penting dalam mewujudkan Perjanjian Paris, yakni mendukung tujuan untuk menjaga kenaikan suhu global rata-rata di bawah 2 derajat celsius.

1999-2000

Kemitraan bagi Pembaruan Tata Kelola Pemerintahan, atau KEMITRAAN, didirikan pada tahun 2000 setelah berlangsungnya pemilihan umum pertama di Indonesia yang bebas dan adil pada tahun 1999. Pemilu bersejarah ini merupakan langkah penting dalam upaya Indonesia keluar dari masa lalu yang otoriter menuju masa depan yang demokratis. KEMITRAAN didirikan dari dana perwalian multi-donor dan dikelola oleh United Nations Development Programme (UNDP) dengan mandat untuk memajukan reformasi tata kelola pemerintahan di Indonesia.