Project Manager, Project Management Unit (PMU) – IKI SAGU – Kalimantan Timur

LokasiTenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
Jenis PenugasanKontrak Jangka Waktu Tertentu (Fixed Term)
Durasi6 (enam) bulan, dengan kemungkinan perpanjangan berdasarkan kinerja
Atasan langsungProgram Manager ESG

Tentang Posisi

Kemitraan membuka kesempatan bagi profesional yang berpengalaman untuk bergabung sebagai Project Manager, Project Management Unit (PMU) yang akan memberikan kepemimpinan dan memastikan pelaksanaan program Kemitraan di tingkat lapangan di Tenggarong, Kalimantan Timur berjalan secara efektif dan akuntabel.

PMU yang berbasis di Tenggarong dibentuk untuk mendukung pelaksanaan program Kemitraan di Kalimantan Timur. Saat ini, PMU mengelola kegiatan Western Pacific Sustainable Peatland Management (SAGU) Project yang didukung oleh International Climate Initiative (IKI). PMU juga dirancang untuk dapat mendukung proyek-proyek lingkungan, tata kelola, dan berbasis masyarakat lainnya di masa mendatang sesuai dengan kebutuhan program.

SAGU merupakan inisiatif multi-negara yang dilaksanakan di Indonesia, Malaysia, dan Papua Nugini untuk menghentikan atau mengurangi degradasi ekosistem gambut. Proyek ini berfokus pada penguatan pemetaan dan pemantauan gambut, peningkatan instrumen kebijakan dan perencanaan, pengembangan edukasi dan penjangkauan masyarakat, serta pengembangan pengelolaan gambut berkelanjutan dan inovasi mata pencaharian.

Project Manager akan memimpin perencanaan dan pelaksanaan proyek, keterlibatan pemangku kepentingan, penjaminan mutu, pengelolaan tim, manajemen keuangan, koordinasi pengadaan, serta pelaporan. Posisi ini juga bertanggung jawab memastikan kepatuhan terhadap prosedur IKI/BMUV dan konsorsium serta mendukung mekanisme pemantauan, pembelajaran, dan pelaporan proyek.

Tanggung Jawab Utama

Mobilisasi Sumber Daya dan Keterlibatan Pemangku Kepentingan

  • Mengoordinasikan komunikasi, pertemuan, dan tindak lanjut dengan donor dan konsorsium SAGU.
  • Menyiapkan pembaruan proyek, brief, dan materi visibilitas serta memelihara pemetaan dan pelacakan keterlibatan pemangku kepentingan.
  • Mengoordinasikan masukan untuk proposal penggalangan dana dan pelaporan, termasuk narasi dan asumsi anggaran.
  • Membangun dan memelihara hubungan dengan lembaga pemerintah dan pemangku kepentingan proyek di tingkat nasional dan regional.
  • Memfasilitasi kesempatan pembelajaran bagi staf dan lembaga mitra berdasarkan pengalaman pelaksanaan proyek.

Persiapan Proyek

  • Memimpin penyusunan rencana kerja dan rencana pengadaan proyek secara tahunan, semesteran, triwulanan, dan bulanan.
  • Memastikan rencana proyek menghubungkan keluaran, jadwal, ketergantungan kegiatan, dan kebutuhan sumber daya.
  • Mengoordinasikan keterlibatan staf dalam penyusunan rencana kerja mingguan dan bulanan.
  • Meninjau keluaran dan indikator proyek yang telah disetujui untuk memastikan kesesuaian dan kelayakannya.
  • Mengoordinasikan penyusunan Project Operations Manual (POM) dan memastikan kesesuaiannya dengan SOP yang berlaku.
  • Merencanakan kegiatan lokakarya dan orientasi awal proyek.

Manajemen Proyek dan Penjaminan Mutu

  • Bertanggung jawab atas keseluruhan siklus manajemen proyek, termasuk perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, dan penutupan proyek.
  • Memimpin pelaksanaan, pemantauan, dan pelaporan proyek sehari-hari.
  • Memelihara rencana implementasi terintegrasi serta risk dan issue log.
  • Mengoordinasikan evaluasi dan memastikan terpenuhinya standar kualitas, FGRM, dan ketentuan safeguarding.
  • Mengelola alokasi hibah dan mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti.
  • Memobilisasi dan mengelola dukungan teknis bagi staf proyek dan lembaga mitra sesuai kebutuhan.

Pengelolaan Tim

  • Menetapkan KPI dan melakukan evaluasi kinerja.
  • Mengoordinasikan proses onboarding dan rencana pelatihan.
  • Mengelola rutinitas kerja tim dan menangani hal-hal terkait SDM bersama HR/Operations.
  • Memastikan keselamatan dan keamanan seluruh staf proyek sesuai dengan kebijakan dan prosedur organisasi.

Manajemen Keuangan

  • Mengoordinasikan penyusunan anggaran, pengendalian pengeluaran, dan arus kas.
  • Memimpin peninjauan keuangan bersama mitra dan PMU serta mengawasi pengelolaan aset.
  • Memantau dan meninjau pengeluaran untuk memastikan kepatuhan terhadap prosedur manajemen keuangan.
  • Memastikan laporan keuangan donor disusun secara tepat waktu dan berkualitas.
  • Mengawasi supervisi keuangan penerima hibah, termasuk kunjungan dan tindak lanjut atas rencana aksi.

Pengadaan

  • Memimpin perencanaan pengadaan bersama Unit Pengadaan dan tim program.
  • Memastikan TOR/spesifikasi dan kriteria evaluasi disusun secara lengkap dan sesuai.
  • Mengoordinasikan proses dan jadwal pengadaan.
  • Memantau kinerja vendor dan pengelolaan kontrak.
  • Mengelola kontrak dengan mitra dan penyedia jasa.
  • Menyampaikan laporan kepada manajemen secara tepat waktu dan memastikan seluruh laporan yang diperlukan disampaikan sesuai jadwal.

Keluaran Utama

  • Masukan yang tepat waktu dan telah melalui penjaminan mutu untuk laporan semesteran dan tahunan, termasuk paket bukti lengkap untuk setiap kegiatan.
  • Rencana kerja proyek dan rencana pengadaan yang terperinci, lengkap dengan tahapan dan ketergantungan kegiatan.
  • Dashboard kinerja terintegrasi dan laporan perkembangan bulanan yang dilengkapi risk register.
  • Laporan keuangan donor yang dilengkapi rekonsiliasi dan laporan supervisi mitra.
  • Database pemangku kepentingan dan engagement log yang diperbarui, termasuk ringkasan keterlibatan bulanan.

Indikator Kinerja Utama

  • Minimal 85% tugas bulanan diselesaikan tepat waktu.
  • Minimal 80% isu baru diselesaikan dalam waktu 30 hari.
  • 100% tenggat waktu pelaporan terpenuhi.
  • Tidak terdapat risiko kritis yang terlambat ditangani tanpa langkah mitigasi.
  • Varians BvA dan waktu siklus pengadaan berada dalam batas yang telah disepakati.

Kualifikasi dan Pengalaman

  • Pendidikan minimal Magister atau Sarjana dengan pengalaman yang relevan di bidang pengelolaan lingkungan, kehutanan, administrasi publik, ilmu sosial, atau bidang terkait.
  • Minimal 7 tahun pengalaman dalam manajemen proyek, terutama dalam proyek tata kelola lingkungan, pengembangan masyarakat, atau perubahan iklim.
  • Memiliki pengalaman bekerja dengan lembaga pemerintah di tingkat kabupaten dan provinsi.
  • Memiliki kemampuan kepemimpinan, koordinasi, dan pengelolaan tim yang kuat.
  • Memiliki pengalaman dalam proyek yang didanai donor, terutama proyek yang didukung IKI/BMUV.
  • Memiliki kemampuan komunikasi dan keterlibatan pemangku kepentingan yang sangat baik.

Kompetensi Utama

  • Integritas dan akuntabilitas.
  • Orientasi pada hasil.
  • Kolaborasi dan komunikasi.
  • Kemampuan belajar dan beradaptasi.

Kompetensi Teknis

  • Manajemen siklus proyek.
  • Penjaminan mutu dan pemahaman Monitoring, Evaluation, and Learning (MEL).
  • Koordinasi dan fasilitasi mitra.

Cara Melamar

Kandidat yang berminat diundang untuk mengajukan lamaran melalui tombol “Lamar Sekarang” di bawah ini.

Lowongan ini akan ditutup 7 (tujuh) hari setelah tanggal penayangan.

Hanya kandidat yang masuk dalam daftar pendek yang akan dihubungi.

2020

Perjanjian ini ditandatangani antara Green Climate Fund (GCF) dan KEMITRAAN. Perjanjian ini meresmikan akuntabilitas KEMITRAAN dalam melaksanakan proyek-proyek yang disetujui oleh GCF.

 

Untuk diketahui, GCF adalah dana khusus terbesar di dunia yang membantu negara-negara berkembang untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan kemampuan mereka dalam merespons perubahan iklim.

 

Dana ini dihimpun oleh Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) pada tahun 2010. GCF memiliki peran penting dalam mewujudkan Perjanjian Paris, yakni mendukung tujuan untuk menjaga kenaikan suhu global rata-rata di bawah 2 derajat celsius.

2000-2003

KEMITRAAN memainkan peran krusial dalam mendukung pengembangan undang-undang untuk membentuk KPK. Hal ini diikuti dengan langkah mendukung Pemerintah dan DPR dalam memilih calon komisioner yang kompeten dan juga mendukung kelompok masyarakat sipil untuk mengawasi secara kritis proses seleksinya. Setelah komisioner ditunjuk, mereka meminta KEMITRAAN untuk membantu mendesain kelembagaan dan rekrutmen awal KPK, serta memainkan peran sebagai koordinator donor. Sangat jelas bahwa KEMITRAAN memainkan peran kunci dalam mendukung KPK untuk mengembangkan kapasitas dan strategi yang diperlukan agar dapat bekerja seefektif mungkin.

2016

Pada bulan Maret 2016, KEMITRAAN menerima akreditasi internasional dari Adaptation Fund. Dewan Adaptation Fund, dalam pertemuannya yang ke-27, memutuskan untuk mengakreditasi KEMITRAAN sebagai National Implementing Entity (NIE) dari Adaptation Fund. KEMITRAAN menjadi lembaga pertama dan satu-satunya lembaga Indonesia yang terakreditasi sebagai NIE Adaptation Fund di Indonesia.

2003

Pada tahun 2003, KEMITRAAN menjadi badan hukum yang independen yang terdaftar sebagai Persekutuan Perdata Nirlaba. Pada saat itu, KEMITRAAN masih menjadi program yang dikelola oleh UNDP hingga akhir tahun 2009. Sejak awal tahun 2010, KEMITRAAN mengambil alih tanggung jawab dan akuntabilitas penuh atas program-program dan perkembangannya.

1999-2000

Kemitraan bagi Pembaruan Tata Kelola Pemerintahan, atau KEMITRAAN, didirikan pada tahun 2000 setelah berlangsungnya pemilihan umum pertama di Indonesia yang bebas dan adil pada tahun 1999. Pemilu bersejarah ini merupakan langkah penting dalam upaya Indonesia keluar dari masa lalu yang otoriter menuju masa depan yang demokratis. KEMITRAAN didirikan dari dana perwalian multi-donor dan dikelola oleh United Nations Development Programme (UNDP) dengan mandat untuk memajukan reformasi tata kelola pemerintahan di Indonesia.

1999-2000

Kemitraan bagi Pembaruan Tata Kelola Pemerintahan, atau KEMITRAAN, didirikan pada tahun 2000 setelah berlangsungnya pemilihan umum pertama di Indonesia yang bebas dan adil pada tahun 1999. Pemilu bersejarah ini merupakan langkah penting dalam upaya Indonesia keluar dari masa lalu yang otoriter menuju masa depan yang demokratis. KEMITRAAN didirikan dari dana perwalian multi-donor dan dikelola oleh United Nations Development Programme (UNDP) dengan mandat untuk memajukan reformasi tata kelola pemerintahan di Indonesia.

2020

Perjanjian ini ditandatangani antara Green Climate Fund (GCF) dan KEMITRAAN. Perjanjian ini meresmikan akuntabilitas KEMITRAAN dalam melaksanakan proyek-proyek yang disetujui oleh GCF.

Untuk diketahui, GCF adalah dana khusus terbesar di dunia yang membantu negara-negara berkembang untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan kemampuan mereka dalam merespons perubahan iklim.

Dana ini dihimpun oleh Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) pada tahun 2010. GCF memiliki peran penting dalam mewujudkan Perjanjian Paris, yakni mendukung tujuan untuk menjaga kenaikan suhu global rata-rata di bawah 2 derajat celsius.