Project Finance and Administration Manager – EnABLE Project – East Kalimantan

Duty StationSamarinda, East Kalimantan
Contract Duration6 months (with possibility of extension)
Direct SupervisorTeam Leader EnABLE and Finance Manager KEMITRAAN

About the Project

KEMITRAAN (Partnership for Governance Reform) is the implementing agency for EnABLE Phase II, a project financed by the World Bank through the EnABLE Multi-Donor Trust Fund. The project aims to enhance the inclusion of marginalized and disadvantaged groups, particularly Indigenous Peoples and women in the East Kalimantan Emission Reduction Program (ERP) by improving access to carbon and non-carbon benefits.

The project is implemented across selected villages in East Kalimantan and focuses on strengthening inclusive governance, promoting sustainable livelihoods, and supporting low-carbon development through collaboration with government institutions, local communities, and civil society organizations.

To support the implementation of the project, KEMITRAAN is seeking a qualified and experienced professional to fill the position of Project Finance and Administration Manager.

Position Summary

The Project Finance and Administration Manager will lead and coordinate the financial management and administrative functions of the EnABLE Project. The position is responsible for ensuring sound financial planning, budgeting, reporting, compliance with KEMITRAAN policies, and adherence to World Bank financial management requirements.

Working closely with the Project Coordinator, Finance Manager, project team, and relevant stakeholders, the successful candidate will oversee project financial operations, supervise finance and administration staff, support grant management, coordinate financial reporting, facilitate audits, and ensure effective financial monitoring throughout the project lifecycle.

Key Responsibilities

The successful candidate will be responsible for, but not limited to:

  • Lead project financial management, budgeting, monitoring, and financial reporting.
  • Prepare Quarterly Interim Financial Reports (IFRs), Withdrawal Applications (WAs), annual financial statements, and audit documentation.
  • Ensure compliance with World Bank financial management requirements and KEMITRAAN financial policies.
  • Monitor project expenditures, cash flow, financial forecasts, and grant utilization.
  • Review financial aspects of project proposals and assess the financial capacity of implementing partners.
  • Coordinate financial monitoring of grantees and support partner organizations in financial reporting and accountability.
  • Maintain complete financial records and documentation to support audits and project assurance activities.
  • Coordinate grant disbursements, payments, procurement-related financial processes, and financial administration.
  • Supervise the Project Finance and Administration Assistants.
  • Collaborate closely with project teams, Finance and Operations Unit, government counterparts, the World Bank, and other stakeholders.

Required Qualifications

Education

  • Bachelor's Degree in Accounting or a related discipline.
  • Strong knowledge of accounting principles and financial management systems.
  • Experience using computerized financial software applications.

Professional Experience

  • Minimum 5 years of professional experience in finance and grants management.
  • Demonstrated experience managing finances for donor-funded projects, preferably funded by the World Bank, USAID, United Nations agencies, or international NGOs.
  • Proven experience in financial monitoring, budgeting, financial reporting, and audit coordination.
  • Experience providing financial capacity building or training is an advantage.

Competencies

The ideal candidate should demonstrate:

  • Strong analytical and financial management skills.
  • Excellent planning, organizational, and time management abilities.
  • Leadership and team supervision experience.
  • High integrity, professionalism, and attention to detail.
  • Excellent interpersonal and communication skills.
  • Ability to work independently and collaboratively in multicultural environments.
  • Fluency in spoken and written English.
  • Proficiency in Microsoft Office and financial management applications.

How to Apply

Interested candidates are invited to submit their application through KEMITRAAN's recruitment system before the application deadline.

Only shortlisted candidates will be contacted for the next stage of the recruitment process.

KEMITRAAN is an equal opportunity employer. We value diversity and encourage qualified candidates from all backgrounds to apply.

Application Period: 15 - 25 July 2026

Lamar Sekarang

2016

Pada bulan Maret 2016, KEMITRAAN menerima akreditasi internasional dari Adaptation Fund. Dewan Adaptation Fund, dalam pertemuannya yang ke-27, memutuskan untuk mengakreditasi KEMITRAAN sebagai National Implementing Entity (NIE) dari Adaptation Fund. KEMITRAAN menjadi lembaga pertama dan satu-satunya lembaga Indonesia yang terakreditasi sebagai NIE Adaptation Fund di Indonesia.

2020

Perjanjian ini ditandatangani antara Green Climate Fund (GCF) dan KEMITRAAN. Perjanjian ini meresmikan akuntabilitas KEMITRAAN dalam melaksanakan proyek-proyek yang disetujui oleh GCF.

 

Untuk diketahui, GCF adalah dana khusus terbesar di dunia yang membantu negara-negara berkembang untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan kemampuan mereka dalam merespons perubahan iklim.

 

Dana ini dihimpun oleh Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) pada tahun 2010. GCF memiliki peran penting dalam mewujudkan Perjanjian Paris, yakni mendukung tujuan untuk menjaga kenaikan suhu global rata-rata di bawah 2 derajat celsius.

2000-2003

KEMITRAAN memainkan peran krusial dalam mendukung pengembangan undang-undang untuk membentuk KPK. Hal ini diikuti dengan langkah mendukung Pemerintah dan DPR dalam memilih calon komisioner yang kompeten dan juga mendukung kelompok masyarakat sipil untuk mengawasi secara kritis proses seleksinya. Setelah komisioner ditunjuk, mereka meminta KEMITRAAN untuk membantu mendesain kelembagaan dan rekrutmen awal KPK, serta memainkan peran sebagai koordinator donor. Sangat jelas bahwa KEMITRAAN memainkan peran kunci dalam mendukung KPK untuk mengembangkan kapasitas dan strategi yang diperlukan agar dapat bekerja seefektif mungkin.

2003

Pada tahun 2003, KEMITRAAN menjadi badan hukum yang independen yang terdaftar sebagai Persekutuan Perdata Nirlaba. Pada saat itu, KEMITRAAN masih menjadi program yang dikelola oleh UNDP hingga akhir tahun 2009. Sejak awal tahun 2010, KEMITRAAN mengambil alih tanggung jawab dan akuntabilitas penuh atas program-program dan perkembangannya.

1999-2000

Kemitraan bagi Pembaruan Tata Kelola Pemerintahan, atau KEMITRAAN, didirikan pada tahun 2000 setelah berlangsungnya pemilihan umum pertama di Indonesia yang bebas dan adil pada tahun 1999. Pemilu bersejarah ini merupakan langkah penting dalam upaya Indonesia keluar dari masa lalu yang otoriter menuju masa depan yang demokratis. KEMITRAAN didirikan dari dana perwalian multi-donor dan dikelola oleh United Nations Development Programme (UNDP) dengan mandat untuk memajukan reformasi tata kelola pemerintahan di Indonesia.

2020

Perjanjian ini ditandatangani antara Green Climate Fund (GCF) dan KEMITRAAN. Perjanjian ini meresmikan akuntabilitas KEMITRAAN dalam melaksanakan proyek-proyek yang disetujui oleh GCF.

Untuk diketahui, GCF adalah dana khusus terbesar di dunia yang membantu negara-negara berkembang untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan kemampuan mereka dalam merespons perubahan iklim.

Dana ini dihimpun oleh Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) pada tahun 2010. GCF memiliki peran penting dalam mewujudkan Perjanjian Paris, yakni mendukung tujuan untuk menjaga kenaikan suhu global rata-rata di bawah 2 derajat celsius.

1999-2000

Kemitraan bagi Pembaruan Tata Kelola Pemerintahan, atau KEMITRAAN, didirikan pada tahun 2000 setelah berlangsungnya pemilihan umum pertama di Indonesia yang bebas dan adil pada tahun 1999. Pemilu bersejarah ini merupakan langkah penting dalam upaya Indonesia keluar dari masa lalu yang otoriter menuju masa depan yang demokratis. KEMITRAAN didirikan dari dana perwalian multi-donor dan dikelola oleh United Nations Development Programme (UNDP) dengan mandat untuk memajukan reformasi tata kelola pemerintahan di Indonesia.