Senior Grant Officer

Pre-Classified GradeL-5
Duty StationJakarta
SupervisorSenior Grants Manager, Grants Management Unit (GMU) 

Organizational Context

KEMITRAAN Partnership for Governance Reform is a nationally anchored organization accredited as a National Implementing Entity (NIE) under the Adaptation Fund (AF) and as a Direct Access Entity (DAE) under the Green Climate Fund (GCF). These accreditations position KEMITRAAN to directly access and manage climate adaptation finance in support of Indonesia’s national priorities, including the National Adaptation Plan (NAP), Enhanced Nationally Determined Contributions (ENDC), and the Sustainable Development Goals (SDGs). 

To operationalize its fiduciary, programmatic, and reporting responsibilities under AF and GCF mandates, KEMITRAAN has established a dedicated Grants Management Unit (GMU). The GMU serves as the institutional backbone for managing the full grant lifecycle—from dissemination of information of the funding to prospective grantees, support to prospective grantees to be able to access the grants, concept note and proposal development and fund disbursement, to monitoring, evaluation, reporting and learning. It ensures compliance with international fiduciary standards, promotes country ownership, and strengthens institutional capacity for inclusive and transformative climate adaptation. 

The Senior Grants Officer support the GMU’s Senior Grants Manager in strengthening fiduciary systems and ensuring the efficient, transparent, and accountable delivery of climate finance under AF and GCF modalities. The role focuses on overall grants management with the donors and grantees or partners. 

In collaboration with the GMU team, The Senior Grants Officer contributes to embedding gender equality and social inclusion (GESI) across grant management and operations. This includes integrating inclusive principles into fiduciary workflows, procurement systems, and reporting frameworks, in accordance with AF/GCF gender policies and Environmental and Social Safeguards (ESS). The role supports institutional practices that promote equitable access, participation, and benefit-sharing for vulnerable groups, including women, Indigenous peoples, and marginalized communities. 

Under the guidance and direct supervision of the Senior Grants Manager who leads the GMU within the Environment and Sustainable Governance (ESG) Program Directorate, the Senior Grants Officer plays a key role in operationalizing all grant management aspects of grantmaking and supporting institutional positioning for sustained access to climate finance. 

Position Summary

Reporting to the Senior Grants Manager, the Senior Grants Officer will support the implementation of grant management systems and ensure efficient, transparent, and accountable management of grants under Adaptation Fund (AF) and Green Climate Fund (GCF) projects.

The position is responsible for overseeing grant administration, supporting grantees throughout the grant lifecycle, ensuring compliance with donor requirements, strengthening fiduciary systems, and contributing to institutional capacity development. The role also promotes Gender Equality and Social Inclusion (GESI) principles throughout grant management processes.

Key Responsibilities

The selected candidate will be responsible for:

  • Supporting outreach and socialization activities related to AF and GCF grant procedures and requirements.
  • Managing grant administration and ensuring compliance with donor regulations and organizational policies.
  • Supporting due diligence, onboarding, and grant agreement processes for grantees and partners.
  • Monitoring grant implementation, documentation, reporting, and project close-out.
  • Maintaining grant tracking systems and ensuring proper documentation and audit readiness.
  • Coordinating with internal teams to ensure compliant grant management processes.
  • Facilitating capacity-building activities for grantees on donor compliance, fiduciary systems, and operational procedures.
  • Supporting institutional strengthening initiatives, including SOP development and re-accreditation processes.
  • Promoting Gender Equality and Social Inclusion (GESI) within grant management systems.

Required Qualifications

Education

Master's degree in Business Administration or another closely related discipline relevant to grant management and donor-funded programme implementation.

Professional Experience

  • Minimum five (5) years of experience working with international organizations.
  • Minimum seven (7) years of progressively responsible experience in grant management, donor-funded programmes, or partner management.
  • Demonstrated experience in donor compliance, audit preparation, and grant administration.
  • Experience using SAP or equivalent ERP systems is required.
  • Experience supporting institutional strengthening, donor reporting, and grant management systems is highly desirable.
  • Experience working in climate finance or development programmes is an advantage.

Required Competencies

Successful candidates should demonstrate:

  • Strong knowledge of grant lifecycle management.
  • Excellent understanding of donor compliance and fiduciary standards.
  • Experience with audit processes and risk management.
  • Strong analytical, organizational, and coordination skills.
  • Excellent interpersonal and stakeholder engagement skills.
  • Commitment to integrity, accountability, transparency, and ethical conduct.
  • Ability to work collaboratively in multicultural and multidisciplinary environments.
  • Commitment to Gender Equality and Social Inclusion (GESI).

Language Requirements

  • Fluency in written and spoken English.
  • Fluency in written and spoken Bahasa Indonesia.

How to Apply

Interested candidates are invited to submit:

  • Application letter
  • Updated Curriculum Vitae (CV)
  • Relevant supporting documents

Only shortlisted candidates will be contacted for the next stage of the recruitment process.

KEMITRAAN is an equal opportunity employer. We are committed to creating an inclusive workplace and encourage qualified candidates from diverse backgrounds to apply.

Lamar Sekarang

2016

Pada bulan Maret 2016, KEMITRAAN menerima akreditasi internasional dari Adaptation Fund. Dewan Adaptation Fund, dalam pertemuannya yang ke-27, memutuskan untuk mengakreditasi KEMITRAAN sebagai National Implementing Entity (NIE) dari Adaptation Fund. KEMITRAAN menjadi lembaga pertama dan satu-satunya lembaga Indonesia yang terakreditasi sebagai NIE Adaptation Fund di Indonesia.

2020

Perjanjian ini ditandatangani antara Green Climate Fund (GCF) dan KEMITRAAN. Perjanjian ini meresmikan akuntabilitas KEMITRAAN dalam melaksanakan proyek-proyek yang disetujui oleh GCF.

 

Untuk diketahui, GCF adalah dana khusus terbesar di dunia yang membantu negara-negara berkembang untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan kemampuan mereka dalam merespons perubahan iklim.

 

Dana ini dihimpun oleh Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) pada tahun 2010. GCF memiliki peran penting dalam mewujudkan Perjanjian Paris, yakni mendukung tujuan untuk menjaga kenaikan suhu global rata-rata di bawah 2 derajat celsius.

2000-2003

KEMITRAAN memainkan peran krusial dalam mendukung pengembangan undang-undang untuk membentuk KPK. Hal ini diikuti dengan langkah mendukung Pemerintah dan DPR dalam memilih calon komisioner yang kompeten dan juga mendukung kelompok masyarakat sipil untuk mengawasi secara kritis proses seleksinya. Setelah komisioner ditunjuk, mereka meminta KEMITRAAN untuk membantu mendesain kelembagaan dan rekrutmen awal KPK, serta memainkan peran sebagai koordinator donor. Sangat jelas bahwa KEMITRAAN memainkan peran kunci dalam mendukung KPK untuk mengembangkan kapasitas dan strategi yang diperlukan agar dapat bekerja seefektif mungkin.

2003

Pada tahun 2003, KEMITRAAN menjadi badan hukum yang independen yang terdaftar sebagai Persekutuan Perdata Nirlaba. Pada saat itu, KEMITRAAN masih menjadi program yang dikelola oleh UNDP hingga akhir tahun 2009. Sejak awal tahun 2010, KEMITRAAN mengambil alih tanggung jawab dan akuntabilitas penuh atas program-program dan perkembangannya.

1999-2000

Kemitraan bagi Pembaruan Tata Kelola Pemerintahan, atau KEMITRAAN, didirikan pada tahun 2000 setelah berlangsungnya pemilihan umum pertama di Indonesia yang bebas dan adil pada tahun 1999. Pemilu bersejarah ini merupakan langkah penting dalam upaya Indonesia keluar dari masa lalu yang otoriter menuju masa depan yang demokratis. KEMITRAAN didirikan dari dana perwalian multi-donor dan dikelola oleh United Nations Development Programme (UNDP) dengan mandat untuk memajukan reformasi tata kelola pemerintahan di Indonesia.

2020

Perjanjian ini ditandatangani antara Green Climate Fund (GCF) dan KEMITRAAN. Perjanjian ini meresmikan akuntabilitas KEMITRAAN dalam melaksanakan proyek-proyek yang disetujui oleh GCF.

Untuk diketahui, GCF adalah dana khusus terbesar di dunia yang membantu negara-negara berkembang untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan kemampuan mereka dalam merespons perubahan iklim.

Dana ini dihimpun oleh Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) pada tahun 2010. GCF memiliki peran penting dalam mewujudkan Perjanjian Paris, yakni mendukung tujuan untuk menjaga kenaikan suhu global rata-rata di bawah 2 derajat celsius.

1999-2000

Kemitraan bagi Pembaruan Tata Kelola Pemerintahan, atau KEMITRAAN, didirikan pada tahun 2000 setelah berlangsungnya pemilihan umum pertama di Indonesia yang bebas dan adil pada tahun 1999. Pemilu bersejarah ini merupakan langkah penting dalam upaya Indonesia keluar dari masa lalu yang otoriter menuju masa depan yang demokratis. KEMITRAAN didirikan dari dana perwalian multi-donor dan dikelola oleh United Nations Development Programme (UNDP) dengan mandat untuk memajukan reformasi tata kelola pemerintahan di Indonesia.