{"id":7194,"date":"2024-08-11T17:24:00","date_gmt":"2024-08-11T10:24:00","guid":{"rendered":"https:\/\/kemitraan.or.id\/?post_type=media-coverage&#038;p=7194"},"modified":"2024-12-31T15:18:23","modified_gmt":"2024-12-31T08:18:23","slug":"perubahan-iklim-belum-membumi-kemitraan-gandeng-anak-muda-2","status":"publish","type":"media-coverage","link":"https:\/\/kemitraan.or.id\/en\/media-coverage\/perubahan-iklim-belum-membumi-kemitraan-gandeng-anak-muda-2\/","title":{"rendered":"Perubahan Iklim Belum Membumi, KEMITRAAN Gandeng Anak Muda"},"content":{"rendered":"\n<p>Oleh MUHAMMAD SANDING<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"890\" height=\"450\" src=\"https:\/\/kemitraan.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/image-80.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-7195\" srcset=\"https:\/\/kemitraan.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/image-80.png 890w, https:\/\/kemitraan.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/image-80-300x152.png 300w\" sizes=\"(max-width: 890px) 100vw, 890px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>INDOWORK.ID, JAKARTA: Perubahan iklim masih menjadi isu yang belum membumi terutama di kalangan anak muda. Padahal dampak perubahan iklim sudah sangat terasa, terutama bagi penduduk di daerah Pantai Utara Jawa seperti Kota dan Pekalongan, Kota Semarang dan Tegal, Kabupaten Demak dan Kabupaten Batang.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cWilayah pesisir di enam daerah tersebut sering terendam banjir rob lantaran naiknya permukaan air laut,\u201d kata Direktur Operasional KEMITRAAN&nbsp;<strong>Saiful Doeana.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>KEMITRAAN melalui program&nbsp;<em>Youth Camp 2024<\/em>, mengajak anak-anak muda dari keenam daerah itu diajak untuk memahami perubahan iklim yang sedianya menjadi permasalahan mereka sehari-hari. Caranya, mereka diajak mehaminya lewat simulasi permainan serta pertunjukan seni dan budaya. Dengan demikian, topik berat seperti perubahan iklim bisa dipahami dengan mudah dan menjadi obrolan sehari-hari mereka.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Menurut Saiful,<\/strong>&nbsp;sejatinya perubahan iklim juga berpengaruh pada kehidupan sehari-hari seperti terganggunya stok pangan akibat musim tanam yang kacau. Begitu pula banjir rob yang sangat mengganggu aktivitas sehari-hari mereka seperti kuliah atau bekerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia mengatakan Youth Camp sudah diselenggarakan sejak 2022 hingga 2024 setiap tahunnya. Ini merupakan bagian dari pogram Adaptation Fund di Kota Pekalongan yang salah satu tujuannya melibatkan anak muda dalam upaya adaptasi perubahan iklim.<\/p>\n\n\n\n<p>Saiful menjelaksan bahwa kegiatan tersebut dilakukan dengan memperluas jaringan peserta agar dapat menjadi wadah peningkatan kesadaran kaum muda-mudi terhadap penanganan perubahan iklim. \u201cKhususnya terkait aksi adaptasi yang dapat dilakukan oleh kita semua,\u201d ujar Saiful.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menyatakan &nbsp;senang dan menghargai antusiasme para pemuda dalam mengikuti kegiatan ini. \u201c\u201dSekitar 100 orang pemuda-pemudi dari tiga kota dan tiga kabupaten yang hadir,\u201d lanjut dia.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>MENGURANGI DAMPAK EKOLOGI<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Hal senada disampaikan Kepala Bidang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Konservasi Sumber Daya Alam Pemerintah Provinsi Jawa Tengah&nbsp;<strong>Soegiharto.<\/strong>&nbsp;Ia mengatakan pengendalian perubahan iklim pada intinya bertujuan mengurangi dampak ekologi. Selain itu juga menguatkan ketahanan ekonomi dan sosial masyarakat melalui penciptaan mata pencaharian alternatif. Kedua hal itu sangat membutuhkan peran generasi muda.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia berharap peran serta generasi muda dalam pengendalian perubahan iklim diharapkan dapat mendorong tumbuhnya pemikiran dan inovasi-inovasi baru untuk meningkatkan ketahanan masyarakat untuk menghadapi dampak perubahan iklim.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Soegiharto, generasi&nbsp; muda diharapkan dapat memberikan sumbangsih bagi masyarakat, dengan aktif dalam menciptakan inovasi. \u201cMisalnya tentang pengolahan plastik, penggunaan teknologi digital dalam&nbsp;<em>early warning system<\/em>&nbsp;kebencanaan dan informasi iklim, dan lain-lain,\u201d ucap Soegiharto.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada akhir acara&nbsp;<em>Youth Camp 2024,<\/em>&nbsp;seluruh peserta akan mendeklarasikan aksi nyata yang akan mereka lakukan ke depannya. Dengan demikian, harapannya mereka bisa menginisiasi gerakan adaptasi perubahan iklim di daerah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<p>KEMITRAAN lewat dukungan Adaptation Fund, bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengadakan Youth Camp 2024 di Bandungan, Kabupaten Semarang pada 9-11 Agustus. Youth Camp 2024 merupakan salah satu upaya yang dilakukan KEMITRAAN untuk menanamkan kepedulian generasi muda atas perubahan iklim.<\/p>\n\n\n\n<p>Program&nbsp;<em>Adaptation Fund<\/em>&nbsp;di Kota Pekalongan telah berlangsung sejak 2021. Dalam perjalanannya, KEMITRAAN bersama Pemkot Pekalongan telah melakukan sejumlah upaya dalam mengatasi perubahan iklim seperti penanaman mangrove untuk mengurangi risiko peningkatan permukaan air laut. KEMITRAAN juga telah membantu pengadaan fasilitas dan sistem&nbsp;<em>urban farming<\/em>&nbsp;bagi para petani yang kehilangan lahannya akibat terendam rob.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu dalam program&nbsp;<em>Adaptation Fund<\/em>&nbsp;di Kota Pekalongan, KEMITRAAN juga aktif melibatkan masyarakat. Di delapan kelurahan yang terdampak rob, KEMITRAAN melibatkan warganya untuk menjalankan program adaptasi perubahan iklim seperti penanaman mangrove dan&nbsp;<em>urban farming<\/em>. KEMITRAAN juga aktif melibatkan anak muda Kota Pekalongan dalam aksi-aksi ketahanan iklim untuk membangun kesadaran menjaga lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group is-vertical is-layout-flex wp-container-core-group-is-layout-8cf370e7 wp-block-group-is-layout-flex\">\n<p>Sumber: indowork.id<\/p>\n\n\n\n<p>Link: <a href=\"https:\/\/indowork.id\/2024\/08\/11\/17886\/\">https:\/\/indowork.id\/2024\/08\/11\/17886\/<\/a><\/p>\n<\/div>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh MUHAMMAD SANDING INDOWORK.ID, JAKARTA: Perubahan iklim masih menjadi isu yang belum membumi terutama di kalangan anak muda. Padahal dampak perubahan iklim sudah sangat terasa, terutama bagi penduduk di daerah Pantai Utara Jawa seperti Kota dan Pekalongan, Kota Semarang dan Tegal, Kabupaten Demak dan Kabupaten Batang. \u201cWilayah pesisir di enam daerah tersebut sering terendam banjir <a href=\"https:\/\/kemitraan.or.id\/en\/media-coverage\/perubahan-iklim-belum-membumi-kemitraan-gandeng-anak-muda-2\/\" class=\"more-link\">&#8230;<span class=\"screen-reader-text\">  Perubahan Iklim Belum Membumi, KEMITRAAN Gandeng Anak Muda<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"featured_media":7197,"template":"","categories":[],"class_list":["post-7194","media-coverage","type-media-coverage","status-publish","has-post-thumbnail","hentry"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Perubahan Iklim Belum Membumi, KEMITRAAN Gandeng Anak Muda - KEMITRAAN<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kemitraan.or.id\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perubahan Iklim Belum Membumi, KEMITRAAN Gandeng Anak Muda - KEMITRAAN\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh MUHAMMAD SANDING INDOWORK.ID, JAKARTA: Perubahan iklim masih menjadi isu yang belum membumi terutama di kalangan anak muda. Padahal dampak perubahan iklim sudah sangat terasa, terutama bagi penduduk di daerah Pantai Utara Jawa seperti Kota dan Pekalongan, Kota Semarang dan Tegal, Kabupaten Demak dan Kabupaten Batang. \u201cWilayah pesisir di enam daerah tersebut sering terendam banjir ... Perubahan Iklim Belum Membumi, KEMITRAAN Gandeng Anak Muda\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KEMITRAAN\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-12-31T08:18:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/indowork-cover-1.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"890\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"\/\",\"url\":\"https:\/\/kemitraan.or.id\/\",\"name\":\"Perubahan Iklim Belum Membumi, KEMITRAAN Gandeng Anak Muda - KEMITRAAN\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kemitraan.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kemitraan.or.id\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kemitraan.or.id\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/kemitraan.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/indowork-cover-1.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-08-11T10:24:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-31T08:18:23+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kemitraan.or.id\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kemitraan.or.id\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/kemitraan.or.id\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/kemitraan.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/indowork-cover-1.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kemitraan.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/indowork-cover-1.jpeg\",\"width\":890,\"height\":450},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kemitraan.or.id\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/kemitraan.or.id\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perubahan Iklim Belum Membumi, KEMITRAAN Gandeng Anak Muda\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kemitraan.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kemitraan.or.id\/\",\"name\":\"KEMITRAAN\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kemitraan.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kemitraan.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kemitraan.or.id\/#organization\",\"name\":\"KEMITRAAN\",\"url\":\"https:\/\/kemitraan.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/kemitraan.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kemitraan.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Logo-Kemitraan-Hitam.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kemitraan.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Logo-Kemitraan-Hitam.png\",\"width\":2705,\"height\":2037,\"caption\":\"KEMITRAAN\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kemitraan.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perubahan Iklim Belum Membumi, KEMITRAAN Gandeng Anak Muda - KEMITRAAN","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kemitraan.or.id\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perubahan Iklim Belum Membumi, KEMITRAAN Gandeng Anak Muda - KEMITRAAN","og_description":"Oleh MUHAMMAD SANDING INDOWORK.ID, JAKARTA: Perubahan iklim masih menjadi isu yang belum membumi terutama di kalangan anak muda. Padahal dampak perubahan iklim sudah sangat terasa, terutama bagi penduduk di daerah Pantai Utara Jawa seperti Kota dan Pekalongan, Kota Semarang dan Tegal, Kabupaten Demak dan Kabupaten Batang. \u201cWilayah pesisir di enam daerah tersebut sering terendam banjir ... Perubahan Iklim Belum Membumi, KEMITRAAN Gandeng Anak Muda","og_url":"\/","og_site_name":"KEMITRAAN","article_modified_time":"2024-12-31T08:18:23+00:00","og_image":[{"width":890,"height":450,"url":"https:\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/indowork-cover-1.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"\/","url":"https:\/\/kemitraan.or.id\/","name":"Perubahan Iklim Belum Membumi, KEMITRAAN Gandeng Anak Muda - KEMITRAAN","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kemitraan.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kemitraan.or.id\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kemitraan.or.id\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kemitraan.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/indowork-cover-1.jpeg","datePublished":"2024-08-11T10:24:00+00:00","dateModified":"2024-12-31T08:18:23+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kemitraan.or.id\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kemitraan.or.id\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kemitraan.or.id\/#primaryimage","url":"https:\/\/kemitraan.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/indowork-cover-1.jpeg","contentUrl":"https:\/\/kemitraan.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/indowork-cover-1.jpeg","width":890,"height":450},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kemitraan.or.id\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kemitraan.or.id\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perubahan Iklim Belum Membumi, KEMITRAAN Gandeng Anak Muda"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kemitraan.or.id\/#website","url":"https:\/\/kemitraan.or.id\/","name":"KEMITRAAN","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/kemitraan.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kemitraan.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kemitraan.or.id\/#organization","name":"KEMITRAAN","url":"https:\/\/kemitraan.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kemitraan.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kemitraan.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Logo-Kemitraan-Hitam.png","contentUrl":"https:\/\/kemitraan.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Logo-Kemitraan-Hitam.png","width":2705,"height":2037,"caption":"KEMITRAAN"},"image":{"@id":"https:\/\/kemitraan.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kemitraan.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media-coverage\/7194","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kemitraan.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media-coverage"}],"about":[{"href":"https:\/\/kemitraan.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/media-coverage"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kemitraan.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7197"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kemitraan.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7194"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kemitraan.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7194"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}